Breaking

Post Top Ad

Your Ad Spot

Bersahabat dengan Hiu Paus di Desa Labuhan Jambu Sumbawa, Berani?

Hiu Paus di Desa Labuhan Jambu Sumbawa
Hiu Paus di Desa Labuhan Jambu Sumbawa
Ngibarbalang.id – Tarikan nafas panjang seraya memejamkan mata adalah hal yang palik nikmat dilakukan kala dipagi hari dan berada di seputaran alam yang memiliki pepohonan Indah.

“Ngopi dulu pak...” sapa saya kepada seorang pria paruh baya yang melintas didepan saya.

Sejenak beristrahat di warung kopi di pinggir jalan di tengan perkebunan Jati Desa Srading Kecamatan Moyo Hilir Sumbawa.

Guys, kali ini saya akan menuju ke desa yang ada di Kecamatan paling ujung timur kabupaten Sumbawa, yaitu kecamatan Tarano.

“Lumayan jauh sih...”

Saya membutuhkan waktu sekitar kurang lebih 2 jam untuk sampai kesana dengan mengunakan sepeda motor. Kali ini saya hanya sendirian, maklum teman-teman mungkin lagi banyak aktifitas yang harus diselesaikan.

Dont worry...

Disana udah ada kok teman janjian dan kita akan ketemu di Desa Labuhan Jambu.
Menuju ke Kecamatan Tarano, saya akan melintasi beberapa Kecamatan. Mulai dari kecamatan Moyo Hilir, Kecamatan Lopok, Kecamatan Lape, Kecamatan Maronge, Kecamatan Plampang dan Kecamatan Empang barulah sampai di Kecamatan Tarano.

“Hei Brother...”
“Apa Kabar hari ini...???”

“Hai...baru nyampai ya...”
"Alhamdalh, sehat selalu..."
"Gimana, udah siap meluncur ke laut...."

“Yupss..I am ready...”

Kami pun bersiap-siap menggunakan perahu masyarakat setempat untuk menuju laut. Suasana alam laut menentramkan hati, menyejukkan jiwa serta menambah rasa bersyukur kepada Allah atas anugrah keindahan yang telah diberikan ini.

Tak lama kemudian perahu pun berhenti, saya hanya terdiam dan melihat apa yang teman-teman lakukan.

Terdengat tangan kanan bapak itu mulai mengetuk-ngetuk badan perahu. Entah apa maksud yang mereka lakukan, saya hanya melihat dengan penuh rasa penasaran akan maksud yang dilakukan tersebut.

Beberapa menit kemudia, rasa penasaran saya terjawab sudah. Sebuah bayangan besar muncul ke permukaan air laut.


“What...??”

Ternyata apa yang dilakukan bapak tadi adalah cara untuk memanggil biota raksasa yang ada di perairan teluk saleh ini. Muncul seekor ikan dengan motif totol abu-abu dan putih dengan ukuran mulut yang lebar, sekira 85 centimeter.

Wah, keinginan saya untuk melihat langsung ikan Hiu Paus yang ada di Desa Labuhan Jambu tercapai sudah, sangat luar biasa guys!

Nah, setelah muncul ke permukaan, kita bisa memberi mereka makan dengan udang-udang kecil. Demikianlah sikap ramah hiu paus yang tak diketahui banyak orang.

Rhincondon Typus adalah nama latin dari ikan Hiu Paus tersebut atau dikena juga dengan sebutan Whale Shark. Semenjak titik keberadaannya diketahui beberapa waktu lalu, hiu paus seakan menjadi primadona baru bagi masyarakat Desa Labuhan Jambu, Kecamatan Tarano, Kabupaten Sumbawa.

Langka dan luar biasa...

Guys, penampakan seperti ini sangat jarang bisa kamu dapatkan. Hanya didaerah-daerah tertentu memiliki Ikan Hiu Paus ini dan salah satunya ada di Desa Labuhan Jambu ini.

Sebagai informasi: Desa Labuhan Jambu merupakan salah satu desa yang berada di wilayah pesisir pantai Teluk Saleh. Jadi, sebagian besar masyarakat yang ada di Labuhan Jambu adalah berprofesi sebagai nelayan, sebagiannya lagi sebagai petani dan pedagang.

Potensi yang dimiliki Desa Labuhan Jambu selain di bidang perikanan, pemanfaatan sektor bahari lainnya seperti pengelolaan sektor pariwisata juga menjadi produk inovasi yang dilakukan oleh pemerintah desa bersama kelompok masyarakat sadar wisata atau yang sering disingkat Pokdarwis.

Guys, sepertinya kamu juga penasarankan dengan yang satu ini. Lets come and enjoy it...

Jadi pengelolaan Wisata ikan Hiu paus ini nggak asal-asalan loh, dalam pengelolaan Pokdarwis didampingi oleh salah satu lembaga internasional yakni Conservasion Internasional (CI) Indonesia.

CI atau Conservasion International ini udah pengalaman banget bagaimana mengelola hewan langka yang satu ini.

Selain itu, Lembaga nonprofit ini juga telah banyak memberikan peran penting bagi masyarakat Desa Labuhan Jambu melalui program-program yang bertemakan konservasi sejak tahun 2017 lalu.

Saat ini, program CI masih terfokus pada satu potensi saja yaitu konservasi hiu paus dengan menggunakan metode pemasangan alat tagging di bagian sirip atas hiu paus serta pendataan jumlah individu/perilaku hiu paus itu sendiri.

Oh iya, kemunculan ikan Hiu Paus yang ada di Labuhan Jambu ini tak sembarangan loh. Ada bulan-bulan tertentu akan kemunculan ikan Hiu Paus ini.

Kemunculan hiu paus sebenarnya sepanjang tahun, hanya saja yang paling sering sekitar bulan Juli hingga November, bertepatan dengan musim ebi. Ebi (Acetes)- cikal bakal terasi, merupakan makanan si hiu paus.

Selain pada rentang waktu tersebut, kemunculan nya berpindah-pindah di beberapa titik di Teluk Saleh termasuk di Gili Dua hingga dekat perairan Pulau Moyo.

Saat ini, pariwisata Ikan Hiu Paus yang ada di Labuhan Jambu belum begitu populer atau mungki karena publikasi yang dilakukan belum maksimal menjangkau keseluruh daerah bahkan mancanegara.

oh iya, bagi kamu yang ingin mencoba menyaksikan ikan Hiu Paus di Labuhan Jambu Sumbawa bisa melakukan reservasi.

Setelah melakukan reservasi baca nih aturan umum ketika melakuka pengamatan hiu paus, demi keamanan, kenyamanan dan keselamatan kita juga sih sebenarnya.

Aturan Pengamatan Hiu Paus di Desa Labuhan Jambu Sumbawa
  1. Mengisi lembar reservasi dan pernyataan pelepasan tanggung jawab
  2. Mengikuti panduan/arahan pemandu
  3. Para snorkeler dan penyelam menjaga jarak 3 meter dari badan hiu paus, dan 4 meter dari ekor hiu paus. (sangat disarankan untuk menghindari ekor), dan memberikan ruang bagi pergerakan hiu paus
  4. Penggunaan kamera diperbolehkan, akan tetapi tidak dibenarkan menggunakan cahaya atau "flash" karna penggunaan cahaya akan menganggu indra penglihatan hiu paus
  5. Tidak memberi makan
  6. Tidak menggunkan cream/lotion matahari
  7. dilarang membawa aksesoris (gelang, kalung, cincin, dll)
  8. Bersikap tenang jika hiu paus mendekati serta mengambil posisi disamping hiu paus
  9. Khusus untuk kegiatan diving hanya diperbolehkan bagi tamu yang memiliki sertifikat menyelam
  10. Maksimal durasi kegiatan adalah: melihat dari perahu 60 menit, berenang/snorkeling 30 menit, selam 45 menit

Larangan umum
  1. Tidak boleh membawa makanan/minuman dengan kemasan plastik 1x pakai ke laut (di kapal)
  2. Tidak menggunakan celana pendek mini dan tank top selama berada di desa
  3. Tidak menggunakan bikini saat berenang di laut atau telanjang dada untuk pria (disarankan  menggunakan rush guard dan celana renang yang memadai)
  4. Tidak diperkenankan mengkonsumsi minuman keras dan obat-obatan terlarang
  5. Tidak diperkenankan merokok selama berada di laut

Great masyarakat Labuhan Jambu. Semoga pariwisata Ikan Hiu Paus ini menjadi arena wisata langka yang terus dapat terlestari sekaligus menjadi wahana pembelajaran dan pengetahuan baru tentang species yang sangat langka ini. || NB


No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Post Top Ad

Your Ad Spot