Breaking

Post Top Ad

Mengapa Wanita Lebih Suka Pria Brengsek Seperti Dilan Buat Jadi Pasangan?


Mengapa-Wanita-Lebih-Suka-Pria-Brengsek
Mengapa Wanita Lebih Suka Pria Brengsek
Ngibarbalang.id – Belakangan ini Film Dillan 1991 kembali membuat heboh dunia perfilman Indonesia. Dengan tema Remaja, film Dilan 1991 kembali merajai jumlah penonton terbanyak dalam sejarah bioskop Indonesia bahkan mengalahkan film Marvell yang juga baru rilis di seluruh bioskop di tanah air.

Hmmm... saya sendiri sebenarnya juga penasaran seperti apa sih film Dilan 1991 yang menjadi trending topik setiap pembicaraan atau adegan-adegan yang ditunjukan oleh anak-anak remaja, bahkan ada yang menjadikan parody dan telah di tonton hingga jutaan orang di channel youtube mereka.

Sosok seorang Iqbal Dhiafakhri Ramadhan terbilang memang sangat cocok untuk memerankan Dilan didalam film tersebut sehingga berhasil membuat remaja-remaja wanita menarik tangan pasangannya untuk menonton lagi dua kali.

‘Ganteng...iya juga sih...’

Kecocokan emosi didalam film dan didukung dengan tampilan paras yang ganteng menambah film Dilan 1991 makin membooming.
Mengapa-Wanita-Lebih-Suka-Pria-Brengsek
Mengapa Wanita Lebih Suka Pria Brengsek

Anehnya, sosok seorang Dilan yang merupakan pendekar geng motor malah membuat para cewek klepek-klepek dibuatnya, aneh kah? Seorang berandal menjadi idola para kaum hawa. Mereka seolah terbuat dengan penampilan Dilan yang sangat amburadul dan tidak peduli.

So, mengapa demikian? Sosok bandit alias berandal malah jadi idaman jikan dibandingkan dengan sosok seorang yang sopan dan santun.

Bayangin aja bagaimana karakter Dilan, dia adalah seorang pimpinan Geng Motor yang terkenal suka tawuran. Punya gerombolan dan anak buah, acuh tak acung dengan pendidikannya, tapi justru wati makin tertarik dengan kreteria pria seperti ini.
Mengapa-Wanita-Lebih-Suka-Pria-Brengsek
Mengapa Wanita Lebih Suka Pria Brengsek

Pertanyaannya adalah apakah wanita memang menyukai pria-pria seperti ini?

Nah, berikut ini kajian secara psikologi mengapa wanita lebih menyukai pria seperti ini, simak ya detailnya,

Seperti apa sih pria idaman kamu untuk jadi pasangan hidup?

Jika kamu bertanya kepada seorang wanita tentang pria idaman seperti diatas, maka sudah dengan pasti mereka menjawab sosok yang baik, tidak kurang ajar, dewasa, dll (pokoknya semau hal yang baik-baik dech)

Bagaimana, benar nggak?

Namun coba lihat pada kenyataan, banyak wanita lebih menyukai pria yang memiliki karakter berbanding terbaling dengan apa yang mereka idam-idamkan, mengapa demikian?

Ilmu dalam bidang psikologi juga telah melakukan dan menganalisa terhadap pria brengsek dan bajingan dalam hal romansa pada kombinasi Big Five berikut ini: high extraversion (penuh energi, ekspresif di hadapan orang lain), low neuroticism (jarang mengalami emosi yang tidak menyenangkan), low conscientiousness (santai, berantakan, tidak disiplin), low agreeableness (mementingkan diri sendiri, sedikit empati, cenderung bertanding daripada bekerjasama), high openness to experience (menyukai tantangan, cepat bosan, pecandu pengalaman baru), dan sedikit terkontaminasi elemen dark triad traits: 

“the self-obsession of narcissism; the impulsive, thrill-seeking and callous behavior of psychopaths; and the deceitful and exploitative nature of Machiavellianism.”

Seorang Peter Jonason dari New Mexico State University menemukan bahwa James Bond adalah figur yang paling tepat menggambarkan seluruh sifat di atas karena, 

“… he’s clearly disagreeable, very extroverted and likes trying new things. Just as Bond seduces woman after woman, people with dark triad traits may be more successful with a quantity-style or shotgun approach to reproduction, even if they don’t stick around for parenting.”

Sementara pada survei lainnya juga telah dilakukan di dunia barat oleh seorang bernama David Schmitt dari Bradley University terhadap 35,000 orang di 57 negara juga mengkonfirmasi bahwa pria yang memiliki ‘bau’ seperti itu cenderung lebih meriah dalam petualangan romansanya.

Dalam penelitian dan pelatihan Hitman System, menyatakan bahwa wanita jarang sekali menyadari apa yang sebenarnya membuatnya tertarik dari seorang lawan jenis yang mungkin menjadi calon pasangannya.

Seluruh proses seleksi dan minat para wanita terjadi nyaris di luar kesadaran mereka. Ini bukan sekedar perkara wanita sebagai makhluk emosional saja. Mengutip John Marshal Townsend dalam bukunya, What Women Want and What Men Want, “The process by which a woman evaluates these attractive cues is relatively automatic. Women are not always conscious of the influence of these traits.”

Jadi mengapa brengsek cendrung memikat wanita?

Lebih aneh lagi terkadang wanita sampai dibuat kehilangan logika berfikir untuk memilih dan memilah mana pasangan yang sesuai dengan idaman mereka, baik, Jujur dan lain-lainnya.
Ternyata perilaku pria bajingan dan kurang ajar itu menegaskan simbol kegilaan, kesempurnaan, kebebasan, kemegahan, ‘kedewasaan’, dan ‘kemapanan’ yang sangat menggugah cita rasa para wanita dan itulah yang membuat wanita semakin terpikat dengan seorang pria yang sebenarnya bukanlah pria yang masuk dalam katagori pria idaman mereka.


Cukup aneh ya?

Sisi lainnya ternyata ada kepuasan tersendiri bagi wanita yang mampu masuk ke dunia pria dengan karakter yang demikian. Mereka akan merasa terpuaskan jika dirinya untuk memenuhi kebutuhan dan memperbaiki pria yang ‘terlihat cacat’.

Akan menjadi satu-satunya wanita yang mampu memahami dan menolongnya dan memberikan sesuatu yang dia anggap hal positif bagi si brengsek tersebut,

Hal-hal yang telah dijelaskan diatas ternyata menjadi pilar utama mengapa seorang wanita menyukai para pria brengsek dan bajingan.

Simak kata Roy Masters, seorang konselor dan pendiri Foundation of Human Understanding, menyimpulkan, 

“What does a woman really wants from a man? I’ll give you a simple answer there. She wants a man not to need her. She wants a man to be so full of love that he doesn’t need any from her. You know what happens then? A women will love a man who doesn’t need love, so he gets it anyway.”

Hmmm, mendengar kata-kata yang diucapkan oleh Roy Master sangat inspiratif sekali. She wants a man not to need her, seorang wanita menginginkan pria yang tidak membutuhkan wanita, cukup berbalik dan tak seperti apa yang diucapkan.

So, lihat Dilan! Bagaimana kelakuan dan karakternya tapi malah si Milea cinta mati sama Dilan. Secara psikology, sangat pas penjelasan para psikolog-psikolog tersebut. Milea ingin menjadi orang yang mampu meredakan sikap keras kepala Dilan, hingga pada akhirnya memberikan pilihan kepada Dilan.

‘Pilih Tawuran atau Putus dari aku?’


No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Post Top Ad

Your Ad Spot