Breaking

Post Top Ad

Your Ad Spot

Hai Masa Lalu, Kamu Apa Kabar?

Masa-Lalu-Kamu-Apa-Kabar
Masa Lalu, Kamu Apa Kabar?
Ngibarbalang – ‘Pertengkaran sengit’ menjadi ujung dari sebuah hubungan yang telah dibina selama mendekati empat tahun. Bermula ketika kecuekan mu menggugah naluri lelaki ku untuk mendapatkan kata

‘Ya, aku ingin jadi pacar kamu...!!!’

Setalah kata itu resmi terucapkan, aku dan kamu pun menjadi kita. Kita yang selalu ada dan bersama-sama. Ketawa, sedih bahkan ada edisi berantem dan curhat menjadi bagian dalam hubungan kita.

Hmmm...uniknya lagi kala kau berantem dengan kakak perempuan mu! Mengangis seraya berkata, ‘aku benci kakak...?’ Ya..kakak kandung mu, yang terkadang menjadi musuh bebuyutan kamu. Aneh juga sih! Tapi itulah wanita, so kala itu saya adalah pendengar setia kamu.

Sabtu, ketika awan mulai memerah, sosok yang selalu datang dengan segundang curhatan itu ada di depan mata. 

‘Hei..kamu apa kabar?’

Pertanyaan kecil untuk memastikan dia baik-baik saja. Entah raut apa yang dia keluarkan, antara senyum dan sedih. Atau senyuman yang dibalut dengan sebuah kesedihan.

‘Baik kak?’

‘Kakak apa kabar?’

Serangkaian pertanyaan balik keluar dari mulutnya. Entah dia ingin tau tentang keadaan saya atau analogi basa-basi untuk menunjukkan bahwa dia tegar dengan perpisahan yang telah terjadi.

Ah, tapi sudahlah! Tak ada hal untuk diperbaiki, anggap saja sebuah pelajaran yang sedang diberikan oleh semesta pada saya. Mungkin saya bukan yang terbaik untuk dia atau bahkan Tuhan menunjukan bahwa dia bukan pendamping yang nantinya buat kamu bahagia.

Ingat! Perselingkuhan setahun yang lalu adalah pertanda bahwa kamu harus segera meninggalkannya. Ingat ketika dia selingkuh beratri dia telah menodai kesetian kamu, dia telah menjadikan kesetiaan kamu bukan sebagai hal yang urgent. Sampah belaka!


So, what should you do?

Seperti inikah pasangan yang harus kamu pertahankan. Ah, sepertinya tidak! Kesempatan hanya cukup kamu berikan sekali dan jika itu terjadi lagi maka lets move on. 

Hal terpenting adalah kamu sedah menjadi yang terbaik, apapun yang kamu lakukan sedah tepat untuk dia. Selalu memikirkan dia, dalam keadaan sesulit apapun itu! So, that all.

Hai masa lalu...!!! Berteman saja yah! 

Anggap saja aku kakak mu yang siap memberikan nasehat terbaik untuk kamu. Apapun kesulitan kamu curhatlah, aku akan selalu siap mendengarkan kamu.
Apapun itu, pasangan saya yang sekarang siap kok ngertiin hal seperti itu. So, dont worry!

So, dear lelaki!
Seperti apapun hubungan kamu jika semuanya telah berakhir tak perlu untul memusuhinya. Jadikan dia teman kamu, sepertinya akan lebih baik. Tapi ada beberapa hal yang perlu kamu ingat:

Pertama, hindari pertemuan dan kontak setidaknya selama delapan minggu (menurut para ahli loh!). jaga emosi sebaik mungkin untuk tidak menghubunginya selama rentan waktu tersebut. Apalagi bagi kamu yang sudah melakukan kontak fisik dan emosi, bukan hal mudah untuk melupakan dia yang telah pergi.

Kedua, perlakukan mantan seperti teman. So simple guys, coblah untuk merubah pola pandang terhadap mantan. Biasa-biasa aja! Walaupun sulit tapi kamu bisa kok melakukannya. Caranya, jaga komunikasi dan obrolan kamu jika ketemu dengan hal-hal yang ringan. Jangan melakukan perdebatan yang dapat memicu ingatan kamu terhadap dia. Santai aja!

Ketiga, hindari Alkohol ya guys. Ingat alkohol dapat memicu alam bawah sadar kamu untuk mengucapkan penyesalan terhadap pasangan kamu. Ingat, emosi kamu dan pasangan kamu sedang meningkat.

Keempat, coba hapus pertemanan di media Sosial untuk sementara. Foto, video dan lainnya akan mengingatkan kamu pada pasangan kamu. Jadi hal tersebut akan membuat kamu semakin sulit untuk melupakan mantan kamu, trust me!

Kelima, sejenak simpan rapi-rapi semua barang-barang yang berkaitan dengan mantan kamu. Biasanya, setiap ulang tahun selalu ada barang yang kamu berikan kepada sang kekasih. So, saat sedang putus cobalah untuk menghindari beberapa barang tersebut agarkamu tidang ingat tentang semua momen-momen saat bersama dia.

Keenam,  perbanyak kesibukan kamu. Mungkin dengan menyibuk diri akan lebih memudahkan kamu untuk melupakan hal-hal romasntis saay bersama sang kekasi. Saya yakin setiap hubungan selalu ada momen-momen yang susah untuk dilupakan, sangat sulit sekali!

Ketujuh, travelling. Mungkin ini agak ribet, tapi bagi kamu yang memiliki jiwa travelling mungkin ini akan menjadi hal yang baik buat kamu untuk melupakan sang kekasih yang telah berubah status menjad mantan kekasih!

So, yang terakhir. Jika semuanya sudah berlalu maka cobalah untuk membuka hati untuk wanita lainnya. Pastikan semua momen selingkuh tak akan terulang kembali. 

Just say, She is my last woman!


No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Post Top Ad

Your Ad Spot