Breaking

Post Top Ad

Traveller Wajib Baca! Ini Virus Paling Mematikan di Dunia


Ngibarbalang.id – Masalah kesehatan selalu menjadi hal yang sangat perlu untuk diperhatikan. Hingga saat ini, kehidupan manusia belum bebas dari penyakit – penyakit yang mematikan. Nah,  ada berbagai jenis penyakit, ada yang sifatnya ringan dan bisa di sembuhkan dengan beberapa hari saja. Namun, ada juga penyakit yang membutuhkan waktu sangat lama dan sampai menyebabkan sebuah kematian.

Penyakit-penyakit yang menyebabkan kematian ini bersifat sangat kuat dan mengerikan bahkan ada yang belum di temukan obatnya. Dear Traveller, di beberapa belahan dunia terdapat beberapa penyakit atau virus yang sangat berbahaya. Jika akan melakukan perjalanan maka harus melihat dan menelusuri dulu keadaan negara yang akan kamu kunjungi tersebut untuk menjaga kamu terjangkit dengan virus yang berbahaya ini.

Berikut ini beberapa jenis penyakit yang sangat berbahaya dan mematikan.

# Virus HIV


Hampir di setiap negara mengenal Virus HIV. Virus yang satu ini punya reputasi yang sangat mengerikan sepanjang sejarah manusia. Jenis virus ini akan menimbulkan serangan AIDS. Virus ini menyerang imun dan kekebalan tubuh Manusia. Dalam kondisi terjangkit, kondisi seseorang akan menjadi lemah dan tak sanggup melawan gejala infeksi.

Jika tidak dilakukan pengobatan, maka seseorang yang sudah terkena HIV ini dapat bertahan hidup kurang lebih hanya selama 8 sampai 11 tahun saja. Mengerikan sekali kan?

Sebuah survei membuktikan bahwa jenis penyakit menular dengan predikat yang paling berdampak parah kepada manusia sampai saat ini yaitu tetap virus HIV.  Di mana obat sejenis antivirus yang sangat kuat telah berhasil memungkinkan untuk para pengidap HIV-AIDS dapat bertahan hidup lebih lama. Dan penyakit ini ternyata masih menjadi penyakit pembunuh utama pada negara-negara yang masih berkembang, Contohnya adalah nyaris 1 dari  jumlah 20 orang pada wilayah Sahara Afrika telah mengidap positif HIV, itu adalah data yang dilansir oleh WHO.

# Virus-Ebola


Ngeri! Virus ini telah menginfeksi manusia hingga mencapai 98 orang per tahunnya dan hampir mencapai 90 % para pasiennya akan meninggal dikarenakan keganasan dari virus Ebola ini. Sangat jarang manusia selamat jika terjangkit virus ini, sebagaian dari mereka meninggal dunia.

Virus ini dengan waktu cepat sanggup melumpuhan zat tetherin, yaitu zat yang sejenis protein yang tugasnya adalah mencegah beragam virus lainnya berkembang di dalam sel-sel yang lainnya. Bahkan gejalanya pun bisa menyebar dengan sangat cepat, yang kemudian bisa menyebabkan kondisi pendarahan, disusul dengan demam yang sangat tinggi, dan akhirnya bisa berujung pada kematian. Di mana masa inkubasi dari virus Ebola adalah di antara 2 hingga 21 hari setelah terinfeksi.

Gejala lainnya biasanya akan dimulai dengan kondisi influenza, di mana tiba-tiba manusia yang terinfeksi itu akan semakin merasa lemah dan lemas, kemudian dia akan mengalami demam yang tinggi,  nafsu makan juga semakin berkurang, setelah itu disusul dengan nyeri hebat pada otot, kemudian juga kadang adan sakit pada bagian kepala, serta perih pada bagian tenggorokan. Demam si penderita biasanya akan mencapai suhu 38 °C. Sang penderita juga akan mengalami mual dan muntah-muntah tiada henti, kemudian akan mengalami diare juga. Pada banyak kasus, juga ada ditemukan pasien yang juga mengalami sesak nafas, bagian dada menjadi sakit, juga adanya pembekakan serta kesadaran yang semakin berkurang.

# Virus Rabies


Selanjutnya adalah Virus Rabies. Virus ini telah membunuh manusia hingga mencapai 55.000 nyawa setiap tahunnya. Virus ini menyerang sel-sel syaraf yang ada di sekitar otak. Gejalanya adalah seperti produksi liur yang berlebihan, kemuidan biasanya disusul dengan mulut mengeluarkan semacam busa. Gejalanya yang paling khasnya yaitu encephalitis, yang mencakup rasa marah berlebihan, rasa gelisah yang over, kemudian juga pasien menjadi lebih agresif serta sangat mudah menyerang orang lain.

Rabies merupakan sebuah penyakit yang memiliki tingkat infeksi yang akut, itu terjadi pada bagian susunan syaraf pusat manusia. Kemudian penyakit yang satu ini sifatnya adalah zoonotik, atau bisa ditularkan dari tubuh hewan ke tubuh manusia. 

Virus rabies ini bisa ditularkan menuju manusia dengan melalu gigitan dari hewan, misalnya adalah gigitan anjing, gigitan kucing, gigitan kera, gigitan rakun, dan juga gigitan kelelawar. Penyakit rabies juga sering disebut dengan penyakit anjing gila. Jenis-jenis hewan yang didapati bisa menularkan rabies di antara lain adalah rakun,  sigung, rubah merah, kemudian juga anjing. 

Benua Afrika, benua Asia, dan wilayah Amerika Latin tercatat punya tingkat resiko penularan virus rabies yang cukup tinggi. Penularanya adalah adanya infeksi dari inang virus yang dapat berupa gigitan. Infeksi itu juga bisa terjadi dengan melalui jilatan pada kulit terluka dari si hewan yang sudah terinfeksi.  Setelah si manusia terinfeksi virus, maka sang virus akan memasuki sistem saraf yang menuju bagian sumsum tulang bagian belakang. Kemudian virus itu akan berpindah menuju jaringan non saraf, seperti menuju kelenjar air liur sang manusia. Meskipun sangat amat jarang untuk terjadi, penyakit rabies ini dapat menginfeksi ke manusia dengan melalui hirupan udara yang sudah terlanjur tercemar oleh si virus rabies.

Nah, jika kamu seorang traveller maka berhati-hatilah jika akan mengunjungi suatu daerah atau negara yang sedang terserang virus-virus mematikan tersebut. Jangan sampai sepulang dari travelling malah kamu jatuh sakit!

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Post Top Ad

Your Ad Spot