Breaking

Post Top Ad

Festival yang cukup aneh, Festival Kematian!

Festival yang cukup aneh, Festival Kematian!

Ngibarbalang.id – Jika kamu seseorang dari toraja mungkin bukan hal aneh lagi kamu mendengar tentang tradisi unik yang ada di Tanah Toraja, Sulawesi Selatan. Tradisi yang tergolong sedikit unik bagi kamu yang tinggal di luar Tanah Toraja, tradisi unik tersebut adalah tradisi upacara Kematian. Guys, inilah kebhenekaan Indonesia dalah hal kebudayaan. Tapi kali ini penulis bukan ingin mengupas tentang tradisi upacara kematian yang ada di Tanah Toraja tapi ada festival serupa lainnya, yaitu festival kematian. Wow, aneh bukan..!!! Yuk simak pembahasa selanjutnya...

Ada parade kostum tengkorak

Dears traveller, mungkin kali ini akan menjadi trip yang sedikit lebih unik dan horor dibandingkan dengan perjalanan kamu ke spot-spot yang lain yang biasa kamu kunjungi.
Nah, jika berniat untuk melihat parade tengkorak ini maka bersiaplah pada bulan november, pegelaran di helat sejat pagi hingga malam hari. Bukankah ini akan menjadi perjalanan yang paling berkesan bagi anda? 
Ratusan orang berpakaian seperti tengkorak turut serta dalam sebuah parade yang merayakan “kematian” di Meksiko pada Minggu, 22 Oktober 2017. Mereka dikelilingi oleh marigold, bunga yang dianggap membimbing roh orang mati dengan warna dan aroma yang hidup dan berpakaian catrinas (hariansuara.com)
Kala Festival itu sedang berlangsung, kota akan dipenuhi tengkorak-tengkorak. Menurut CNN Travel, festival kematian merupakan tradisi leluhur masyarakat Meksiko yang sudah dilakukan ratusan tahun yang lalu dan hingga saat ini masyarakat di sana masih melaksanakannya.

Perbandingan dengan tradisi upacara kematian di Tanah Toraja Indonesia

Jika dibandingkan dengan apa yang ada di Tanah air kita Indonesia, tepatnya di Tanah Toraja, ada yang disebut dengan Rambu Solo yaitu upacara adat kematian Masyarakat Tanah Toraja, Sulawesi Selatan. Tradisi ini merupakan penghormatan sekaligus menghantarkan jenazah seseorang yang meninggal menuju alam lainnya. Nah, masyarakat Tanah Toraja berkeyakinan bahwa kematian seseorang baru akan sempurna jika semua prosesi acaranya sudah lengkap.

Uniknya, jika seseorang yang meninggal belum melakukan prosesi ini maka mereka hanya akan menganggap orang yang meninggal tersebut sakit. Jadi, mereka akan memperlakukannya sebagaimana layaknya orang yang lagi sakit. Dibaringkan ditempat tidur serta akan tetap diberi hidangan dan di ajak bicara.

Terkadang, upacara ini baru akan di gelas setelah berminggu-minggu, berbulan-bulan bahkan bertahun sejak kematian dengan maksud agar pihak keluarga dapat mengumpulkan seluruh biasa prosesi upacara ini. Inilah Tanah Toraja dengan segala keunikannya.
Sedangkan yang ada di Meksiko adalah sebuah parade banyak orang dengan menggunakan kostum tengkorak.

Kota akan dipenuhi tengkorak

Guys, pada saat itu kota meksiko akan menjadi suatu yang sangat unik, pemandangan kota akan menjadi berbeda dengan biasanya. Setiap sudut jalanan yang ada di kota meksiko akan dipenuhi tengkorak. Menyeramkan bukan..!!!! uniknya lagi, pada saat parade tengkorak ini kamu akan dapat menjumpai berbagai macam aksesoris berbentuk tengkorak, dari jenis kalung hingga lainnya.

Merupakan bentuk penghormatan

Nah, pada malam hari, kota meksiko juga tak kalah meriahnya. Setiap komplek kuburan akan dipenuhi orang. Kala itu mereka kan menyalakan lilin-lilin, keluarga orang-orang yang telah meninggak tersebut datang ke komplek kuburan yang ada di kota meksiko untuk meyalakan lilin dan berdoa. Festival kematian, terdengar sedikit aneh, tapi inilah bentuk penghormatan mereka terhadap orang terdekat mereka yang telah lebih dulu meninggal dunia. Jika sahabat traveller sembat berkunjung ke meksiko tak ada salahnya mencoba untuk mencicipi uniknya festival kematian ini.

Bagaimana??? apakah kamu berniat untuk melakukan travelling ke meksiko, jika iya maka cobalah untuk menunggu momen Festival Kematian ini. 


No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Post Top Ad

Your Ad Spot