Breaking

Post Top Ad

Your Ad Spot

Wah, Ternyata Laut Sumbawa pernah di Kuasai Bajak Laut!

ngibarbalang.id -- Mendengar kata ‘bajak Laut’ maka terlintas di kepala kita sebuah perlakuan nan ektrem. Merampok, menganiaya bahkan membunuh. Nah, inilah perlakuan ektrem yang pernah terjadi di Teluk Saleh dulunya. Dalam sebuah referensi mengungkapkan bagaimana maraknya bajak laut di Teluk Saleh dan bagaimana hebatnya pasukan kerajaan Sumbawa dalam menumpaskan bajak laut yang begitu merajarela.

Kala itu Teluk Saleh merupakan jalus lintas bagi mereka yang ingin masuk untuk berdagang di Sumbawa. Mereka adalah pedagang dari Sulaiwesi, Kalimantan dan daerah lainnya. Mereka yang melintas di Teluk Saleh selalu di hadang dan di rompak oleh kawanan bajak laut ini. Inilah yang menggelisahkan para pedagang tersebut.

Teluk saleh adalah tempat berlindung paling aman bagi para bajak laut tersebut. Konon ceritanya, hal ini dikarenakan mereka mendapat perlindungan dari Raja Kempong Dompu. Hal inilah yang menyebabkan agak sulit mengatasi keganasan bajak laut yang merajalela di perairan laut Sumbawa. Tak ada kata aman bagi pedagang dari Sulawesi, kalimantan, dan daerah lainnya untuk masuk berdagang ke Sumbawa. Karena merasa tidak aman, akhirnya mereka mengadukan hal ini kepada Raja Sumbawa untuk segera mengatasinya. Raja Sumbawa pada akhirnya mengambil sikap melawan para Bajak Laut tersebut.

Akhirnya Kesultanan Sumbawa berperang dengan Raja Kempong yang memiliki wilayah hingga ke Kecamatan Empang sekarang. Hal ini dikarenakan Raja Kempong melindungi para bajak laut yang menggelisahkan para pedagang yang masuk ke Sumbawa. Panglima Mayu dan Pasukannya akhirnya ditugaskan untuk menyerang melalui laut. Hal tersebut juga dilakukan melalui darat, ada pasukan yang disiapkan untuk menyerang melalui darat untuk mengempur kerajaan Kempong.

Pertama, kerajaan Sumbawa menyerang Empang yang merupakan salah satu daerah kekuasaan Kerajaan Kempong. Empang berhasil di taklukkan hingga memukul mundur bala tentara kerajaan Kempong. Pertempuran terus berlangsung setiap harinya hingga akhirnya tentara Kerajaan Kempong bertahan di Desa Kwangko Dompu. Hingga saat ini Empang hingga ke desa Mata masuk wilayah administrasi Kabupaten Sumbawa.

Pada awalnya, Raja Kempong sudah diingatkan agar tidak melindungi para bajak laut. Hal ini tidak di gubris hingga terjadi penyerangan oleh Kerajaan Sumbawa. Berkibarnya bendera Lipan Api menandakan peperangan melawan Bajak laut serta kerajaan yang melindunginya.

Nah, ini lah sekilas sejarah yang mengingatkan kita kepada pergerakan Bajak Laut yang pernah terjadi diperairan Sumbawa. Namun kini, Teluk Saleh adalah kawasan wisata nan indah dan pernah di nobatkan sebagai Aquarium terbesar di dunia. Tak perlu kwatir lagi, saat ini kamu hanya akan di bajak oleh pesonanya Teluk Saleh nan indah.
Note:
Gambar tsb hanya ilustrasi


No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Post Top Ad

Your Ad Spot