Breaking

Post Top Ad

Your Ad Spot

Tahukah Kamu Dari Mana Asal Mula Nama Teluk Saleh?

ngibarbalang.id -- Teluk Saleh adalah salah satu perairan yang ada di Pulau Sumbawa. Perairan yang kaya akan biota lautnya serta letaknya yang sangat bagus. Teluk Saleh ini berada di lingkar Kabupaten Sumbawa dan Dompu dan di hadang oleh panjangnya Pulau Moyo. Hanya ada dua akses untuk dapat masuk ke Teluk saleh jika melalui perairan laut.

Jika melalui selat bagian utara maka kamu akan melewati Pulau Satonda dan bagian Selatan pulau Moyo juga terdapat selat kecil yang memisahkan Pulau Sumbawa dengan Pulau Moyo. Jika kamu melalui laut maka inilah dua akses yang dapat kamu lalui. Secara umum teluk saleh memiliki luas 1459 km persegi, dan panjang nya mencapai 282 Km. Yang membuat indah teluk ini karena letak Teluk ini yang semi tertutup dan berhubungan langsung dengan laut Flores. Berada pada koordinat 117-118 BT dan 8,8 – 8,1 LS.

Konon menurut sejarah ada seorang Da’i kelana asal Bagdad datang ke Kerajaan Pekat dan Tambora. Beliau dikenal dengan nama Syekh Saleh Al-Bagdadi. Maksud kedatangannya adalah menyebarkan ajaran Islam kepada masyarakat setempat.

Da'i ini dikenal sangan santun. Beliau mengajarkan Islam kepada masyarakat dengan sangat lembut sehingga membuat beliau dengan mudah diterima oleh masyarakat yang ada. Beliau juga mengajarkan apa yang menjadi kewajiban sebagai seorang muslim serta beberapa hal yang haram untuk dimakan seperti memakan bangkai, anjing dan babi.

Syekh Saleh Al-Bagdadi sangat senang dengan cara masyarakat menerimanya ditempat itu. Siapa sangka jika ternyata sebagian dari mereka hanya menunjukkan sikap baik yang hanya pura-pura. Mereka tak menginginkan ajaran yang di bawa oleh syekh Saleh mengubah kepercayaan mereka. Suatu hari masyarakat Tambora menjamu Syekh, mereka menghidangkan aneka makanan yang terlihat sangat lezat untuk disantap. Syakh Saleh sangat menikmati apa yang telah dihidangkan oleh Masyarat yang menjamunya tersebut.

 “Bagaimana Syekh, apakah masakan kami enak?”

 “Alhamdulillah, sangat enak”. Jawab Syekh

“Gulai yang enak tadi adalah daging anjing,” ujar masyarakat.

Mendengar ucapan tersebut membuat syekh kecewa dengan mereka yang telah memberi jamuan kepadanya. Rasa kecewa nya membuat Syekh murka dan mendoakan supaya Allah memberi ganjaran kepada mereka. Syekh lantas pergi ke barat, arah pesisir Kerajaan Dompu. Tak berapa lama bencana datang. Gunung Tambora meletus. Hujan batu dan abu serta lahar panas menyapu masyarakat di dua kerajaan itu. Tak banyak catatan sejarah yang menyebutkan asal mula nama Teluk Saleh ini.

Jika dilihat dalam beberapa Atlas nama Teluk Saleh disebut “Sallee”. Nah, bila ditelusuri kembali maka tak satu pun nama raja-raja Sumbawa atau tokoh-tokoh terkenal asal Sumbawa dengan nama “Saleh”

Dari Sumber lainnya mengatakan, Syair tercatat dalam kitab pusaka kerajaan Bima;
“Maka gelap berbalik lagi lebih daripada malam itu/Kemudian maka berbunyilah seperti bunyi meriam orang perang/Kemudian maka turunlah kersik batu dan abu seperti dituang/Lamanya tiga hari dua malam.”
Dalam syair lain, letusan Tambora konon dianggap sebagai murka Tuhan
“Asalnya konon Allah Taala marah/Perbuatan Sultan Raja Tambora/Membunuh tuan haji menumpahkan darah/Kuranglah pikir dan kira-kira.” Syahdan, Raja Tambora menyuguhkan daging anjing ke seorang haji, memaksanya memakannya, lalu membunuhnya.
Inilah Sekilas tentang asal muasal nama Teluk Saleh, sangat sulit untuk menemukan dokumentasi berbentuk catatan-catatan terdahulu yang menyebutkan asal mula nama teluk Saleh ini.

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Post Top Ad

Your Ad Spot