Breaking

Post Top Ad

Your Ad Spot

Rasa Cemburu, Sebenarnya Itu Tandanya Cinta atau Insecure sih?

Ngibarbalang.id -- Sebuah hubungan memang dirasakan kurang sedap jika tak ada yang namanya permasalahan. Ada banyak macam masalah yang mungkin akan timbul ketika kamu sedang menajalankan suatu hubungan dengan pasangan kamu.

Nah,

masalah yang paling sering muncul adalah 'cemburu', hampir setiap pasangan yang menjalani hubungan dengan lawan jenisnya akan mengalami yang namanya rasa cemburu.

Nah, sebenarnya rasa cemburu itu tandanya sayang atau tak percaya sih...???


Banyak para konsultan cinta yang menyatakan bahwa cemburu itu adalah karena rasa sayang yang mendalam terhadap pasangan, benarkah demikian adanya...??? Untuk itu, ada perlunya kamu membaca artikel ini hingga akhir. Agar kamu benar - benar tahu sebenernya rasa cemburu itu apaan siiiich...???

Dears runganRemaja.com readers, Jika fakta yang kami kupas agak sedikit berbeda dengan apa yang kamu harap dan fikirkan, penulis mohon maaf. Nah, perhatikan beberapa catatan-catatan berikut ini tentang rasa cemburu.

Catatan 1: Cemburu itu Negatif, benar nggk sih...????


Penulis mencoba untuk menguraikan beberapa arti kata berdasarkan beberapa kamus tentang arti cemburu, perhatikan berikut ini:

English Wikipedia: jealousy adalah pikiran negatif, rasa takut, dan kecemasan akan kehilangan sesuatu.

Dictionary.com: cemburu adalah ketakutan atau kecurigaan akan adanya ancaman, persaingan, ketidaksetiaan.

Kamus Besar Bahasa Indonesia: cemburu adalah keirihatian, kesirikan, kecurigaan, kekurangpercayaan.

Kamus Sinonim Indonesia: cemburu adalah berprasangka, sirik, panas hati.

Kamus Melayu: cemburu adalah iri hati, curiga, berjaga-jaga.
Kamus Mandarin: cemburu adalah chi cù yang terjemahan langsungnya adalah ‘meminum air cuka’.

Nah, ini baru catatan berdasarkan beberapa kamus yang ada di muka bumi ini. Lalu, apa landasan kamu mengatakan bahwa cemburu itu adalah positif. Dan itu adalah pernyataan atau argumen pribadi saja.

Catatan 2: Hanyalah Sebuah Ketakutan!


Okey, Sekarang cobalah sedikit merenung lalu bayangkan kenapa kamu bisa cemburu. Jangan melihat rasa cemburu hanya dari covernya saja. Cobalah untuk menggali tentang apa sih sebenarnya yang sedang terjadi, tak hanya melihat sekilah ceba renungkan akar dari permasalahn sebenarnya yang terjadi hingga membuat kamu cemburu terhadap pasangan kamu.

Cemburu bukanlah sebuah perasaan tunggal tapi kombinasi banyak perasaan negatif yang tercampur aduk jadi satu, seperti Anda sudah lihat dari deskripsi di bagian sebelumnya. Wikipedia mencatat bahwa kecemburuan melibatkan rasa kesal, iri, kaget, sirik, gagal, curiga, dengki, kecewa, jijik, dsb. Dan akar utama yang mengikat semua emosi itu menjadi satu adalah rasa takut, bukannya cinta. Coba ingat terakhir kali Anda bercemburu. Itu pasti saat hati Anda sedang dibayangi oleh ketakutan tertentu, bukannya saat hati Anda sedang penuh kebahagiaan cinta.

Pada awal kamu menyatakan menjalani sebuah hubungan, seluruh bunga asmara cinta yang bersemi membuat Anda kuat dan tidak punya waktu untuk bercemburu. Kepercayaan kamu terhadapnya sangat tinggi sehingga bisa mempercayai pasangan, menyayanginya, memahaminya, memaafkan kesalahannya, menyediakan kelonggaran padanya, dan melalui segala rintangan.

Itulah cinta......

Ingat, rasa cemburu tak akan timbul ketika kamu bener-bener sedang jatuh cinta kepadanya, percayakah kamu..??? 

Coba kamu ingat-ingat lagi, apa kamu pernah cemburu ketika asmara sedang menggelora, ketika cinta sedang bersemi. Justru ketika Anda tidak fokus mencintai, memahami, dan mempercayai, benih kecemburuan mulai bertumbuh. Ketika senyum-senyum chatting dengan seseorang, Anda merasa cemas.

Kekasih sibuk di dunianya sendiri, Anda merasa pahit. Kekasih bersahabat dengan banyak lawan jenis lainnya, Anda merasa tersaingi. Semakin Anda meladeni cemburu, semakin Anda sulit merasakan cinta. Inilah perasaan cemburu yang sebenarnya.

Datang ketika kamu mulai tak menaruh cinta yang sebenarnya terhadap pasangan kamu.

Catatan 3: Cemburu Itu sebenarnya gelisah...!!!


Kegelisahan..,??? Itukah cinta, tentu tidak...!!! Kegelisahan itu ketakutan dan Negatif Thinking yang dalam istilah anak ABG kita kenal Insecure.

Merasa terancam kehilangan kenyamanan hubungan atau figur kekasih yang sudah Anda beri banyak energi, waktu, biaya, dsb padanya. Dengan kata lain, kecemburuan adalah takut merugi kehilangan semua nilai yang pernah Anda keluarkan. Cemburu itu lebih dekat ke urusan perhitungan daripada urusan percintaan.

Cemburu itu lebih dekat ke urusan perhitungan daripada urusan percintaan.

Nah karena kecemburuan berakar negatif, kebanyakan orang pun jadi bersikap negatif saat bercemburu. Rasa insekyur membuat seseorang jadi berusaha mengamankan kekasihnya dengan cara-cara yang negatif.

Misalnya jadi dingin pedas, sensitif, mencurigai, diam-diam menginvestigasi, posesif, melarang ini-itu, bahkan sering juga sampai melukai kekasih dan pihak-pihak yang mengancam lainnya.

Setiap hari Anda bisa melihat segudang berita kriminal yang terjadi atas nama kecemburuan. Jelas selain rasa itu bukan berasal dari cinta, cemburu juga malah membuat Anda berhenti mencintai dan mulai menyakiti hubungan dengan kekasih!

“Kalau nggak ngerasa cinta, nggak mungkin ada bersikap cemburu kan? So cemburu  itu timbul karena perasaan benar-benar menyayangi seseorang, ya kan?

Nah, ini mungkin yang kita sebut dengan "Logika gagal!" Kecemburuan muncul dari rasa terancam kehilangan, tanpa ada korelasi dengan seberapa besar kadar cinta yang Anda miliki.

Anda tidak mencintai pun tetap bisa merasa terancam jika kehilangan sesuatu.

Cemburu itu tidak ada hubungannya dengan cinta, sayang atau tidak sayang, kita tetap merasa terancam jika kehilangan apa yang kita miliki, apalagi jika kita sudah melalui dan menghabiskan banyak hal dengannya.

Anda bisa saja setengah hati mencintai kekasih, tapi jika melihat dia dan lawan jenis lain bercanda bahagia, maka kamu pun akan merasa tersaingi.


Nah, seperti itulah gambaran cemburu yang sesunggunya versi Ngibarbalang.id,

Nilailah sendiri pada diri kamu seperti apa rasa cemburu yang kamu miliki, lalu tanyakan pada diri kamu, apakan rasa cinta yang mendalam penyebab rasa cemburu ini muncul...??? (N_B)


No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Post Top Ad

Your Ad Spot