Breaking

Post Top Ad

Your Ad Spot

Lebih Baik Telat Menikah daripada salah Memilih Pasangan



Ngibarbalang.id -- Tak ada manusia yang tak menginginkan memiliki pasangan hidup. Memilih hidup bahagia bersama pasangan menjadi idaman bagi setiap insan. Akan tetapi, hal ini tak harus membuat kamu gegabah dalam mencari pasangan hidup.



Bayangkan.....



Mulai dari bangun tidur, yang paling pertama kamu lihat adalah wajah pasangan kamu. Mau sarapan pasti bersama pasangan kamu, begitu juga habis pulang kerja. Nah, jika pasangan kamu bukanlah orang yang kamu inginkan,



what do you feel...??? 


Akankah kamu merasa nyaman...???


Jadi, jika pria dan wanita yang menunda pernikahan karena berbagai faktor ini pada akhirnya hanya untuk mendapatkan pasangan yang mampu membuatnya tersenyum setiap hari.

Hal ini dilakukan bukan berarti dia individu yang egois ataupun perfectionist. Hanya saja tak ingin melakukan suatu kesalahan dengan mengambil keputusan yang salah.

Pernikahan yang diinginkan tentunya bukan sekadar menikah untuk waktu yang singkat, melainkan pernikahan dapat dijalin hingga keduanya menutup usia.

Namun, ketika semua dijalankan secara terburu-buru maka risiko buruk akan menimpa setelah berjalannya pernikahan.

Seorang konselor dari Love and Relationship Coach, Lex dePraxis mengatakan, “Emang bener sih.... Saya setuju. Karena kalo udahsalah pilih udah telanjur married itu biayanya besar banget untuk memperbaiki kesalahan itu sendiri. Jadi jauh lebih baik dianggap tidak laku daripada kita memilih pasangan yang ujung-ujungnya nyakitin diri,” ujarnya kepada Health-Liputan6.com saat ditemui seusai program Friday Talk, ditulis Senin (15/2/2016).


Pria dan wanita yang menunda pernikahan bukan berarti mereka berhenti atau membatasi pergaulan mereka. Sebelum usia 30 tahun pria dan wanita disarankan untuk bergaul seluas-luasnya.

Menunda pernikahan memang miliki risiko tinggi terutama pada wanita yang harus memikirkan kesehatan rahim mereka untuk mengandung janin yang sehat. Seorang pakar love and relationship berasumsi wanita tak perlu buru-buru menikah hanya karena demi memikirkan rahimnya. Itu karena sesungguhnya memperjuangkan pilihan yang tepat akan baik untuk hubungan pernikahan ke depan. (pioode)


No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Post Top Ad

Your Ad Spot