Breaking

Post Top Ad

Your Ad Spot

Belajar Hanya 4-5 Jam, Kok Siswa Finlandia Bisa Pintar? Ini Penjelasannya


runganRemaja.com - 'Finlandia' mungkin menjadi tempat bersekolah paling menyenangkan didunia. Santai dan menyenangkan menjadi motto utama sekolah - sekolah di Finlandia.
Jam sekolah di Finlandia pun pendek dan PR yang diberikan umumnya ringan. Lebih mengagumkannya lagi, di sana para siswa memiliki waktu wajib 15 menit untuk beristirahat dan bermain di luar ruangan dalam setiap jam, setiap hari.

Seorang Profesor pendidikan di Harvard, Howard Gardner, mengatakan bahwa pendidikan yang efektif itu ternyata menyenangkan. Dan hal inilah yang akan kamu temui jika bersekolah di Finlandia. seorang dosen di Universitas Eastern Finland, juga mengatakan pengalamannya menjadi dosen di Finlandia sangat mengesankan. Di sana, sistem sekolahnya sangat santai namun anak-anaknya bisa mencapai nilai tertinggi di dunia Barat.
“Di Finlandia, anak-anak tidak menerima pelatihan akademis formal hingga usia tujuh tahun. Sampai saat itu, banyak anak-anak belajar melalui lagu, bermain, dan melakukan percakapan,” 
Nah, Perhatikan beberapa hal yang di lakukan Pemerintah Finlandia terkait sistem pendidikan yang di terapkannya,

#Ngak ada Sistem rangking di Finlandia

Pemerintah Finlandia sangat serius dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Upaya meningkatkan mutu pendidikan diharapkan secara merata terhada peserta didiknya. Maka dari itu, mereka tidak mempercayai sistem ranking atau kompetisi yang pada akhirnya hanya akan menghasilkan ‘sejumlah siswa pintar’ dan ‘sejumlah siswa bodoh’.

Kultur budaya mungkin bisa jadi penyebab sulitnya untuk menerapkan sistem yang sama dengan Finlandia di Indonesia, tidak bisa serta merta mengcopy paste kedalam siste pendidikan Indonesia. Jika pun bisa tapi hasilnya belum tentu sama.


Tapi gak ada salahnya ‘kan belajar dari negara yang udah sukses dengan reformasi pendidikannya? Siapa tahu bisa menginspirasi adminitrasi baru untuk mengadakan perubahan demi pendidikan Indonesia yang lebih baik

#Negara tersebut memberikan skala publik nasional yang berkualitas, sangat dihormati, serta sangat profesional untuk guru-gurunya.

Beda halnya dinegeri kita, Guru-guru Finlandia adalah lulusan terbaik setiap perguruan tinggi dan mereka harus masuk dalam kelompok 10 besar lulusan terbaik. Jika tidak, jangan pernah bermimpi jadi guru di negeri ini. Di Finlandia, guru sangat di hargai. Karena disana para guru benar-benar berdedikasi untuk pendidikan.

Gajinya besar dong?

Ya. Guru-guru Finlandia digaji 2 kali lipat bila dibandingkan menjadi guru di Amerika Serikat. Tuntutan kualitas tinggi di topang dengan gaji yang fantastis.

Di Finlandia, Jurusan keguruan merupakan jurusan yang sangat dikejar-kejar para calon mahasiswa. Menurut beberapa sumber, lebih susah untuk lulus masuk fakultas keguruan dibandingkan dengan fakultas hukum atau kedokteran. Hanya 1 dari 7 pelamar yang bisa diterima.

#Siswa SD-SMP di Finlandia Cuma Sekolah 4-5 Jam/hari. Buat Siswa SMP dan SMA, Sistem Pendidikan Mereka Sudah Seperti di Bangku Kuliah

Nah, ini perbedaan yang sangat mencolok dengan sistem pendidikan di Indonesia, Jika di Indonesia sekolah sampai jam 7.15 sampai jam 14.00 siang maka di Finlandia hanya 4-5 jam dalam sehari. Dan dalam 1 jam anak-anak punya waktu wajib istirahat 15 menit.

Nah, seperti itulah jam sekolah di Finlandia. Tidak hanya jam istirahat yang lebih panjang, jam sekolah di Finlandia juga relatif lebih pendek dibandingkan negara-negara lain. Siswa-siswa SD di Finlandia kebanyakan hanya berada di sekolah selama 4-5 jam per hari. Siswa SMP dan SMA pun mengikuti sistem layaknya kuliah. Mereka hanya akan datang pada jadwal pelajaran yang mereka pilih. Mereka tidak datang merasa terpaksa tapi karena pilihan mereka.

#Tak ada Ujian Nasional di Finlandia

Mutu pengajar yang berkualitas membuat pemerintah Finlandia percaya sepenuhnya terhadap pengajar pendidikan. Hal inilah yang membuat pemerintah percaya untuk menyerahkan tanggung jawab membentuk kurikulum dan evaluasi pembelajaran langsung kepada mereka. Hanya saja ada terdapat garis pedoman nasional sebagai panduannya. Pemerintah percaya bahwa guru lah yang paling tau tentang keadaan siswa yang sebenarnya.


Nah, inilah pendidikan ala Finlandia. How about our country...?? semoga kelak pendidikan di Indonesia tak kalah menariknya dengan apa yang kita dengar di Finlandia. Pemerintah Indonesia juga tengah serius menangani masalah Pendidikan ini. (pioode)

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Post Top Ad

Your Ad Spot