Breaking

Post Top Ad

Inilah 8 Hal yang akan Menuntun Anda Untuk Sampai Kesurga di Puncak Tambora



runganRemaja.com - ‘Tambora’ mungkin bukan hal yang asing lagi di telinga kalian, khususnya kalian para pencinta alam atau bahkan kalian pernah mendakinnya.

Gunung yang satu ini cukup terkenal di kalangan para pendaki baik itu dari Indonesia maupun dari manca negara. Puncak Tambora yang terletak 2850 mdpl merupakan puncak tertinggi di Pulau Sumbawa.

 
1. Kawah Tambora, inilah yang menjadikan anda tercengang kala berada dipuncak Gunung Tambora.

Puncak Tambora pada awalnya mempunyai ketinggian lebih dari 3000 mdpl, bahkan ada buku buku yang menuliskan bahwa ketinggian Tambora mencapai 4000 m dpl. 

Nah, Letusan mahadahsyat itu, tercatat pada bulan April 1815,  menyebabkan Puncak Tambora ‘hilang’ dan terbentuklah kawah yang sangat luas. Penghuni pualau Sumbawa dikabarkan juga tewas setengahnya. Hingga kini kawah itu menjadi bidadari dipuncak Tambora ini.


2. Kamu ingin Mendakinya, maka perhatikan rute ini..!!!

Pendakian Gunung Tambora dimulai dari Desa Pancasila. Jalur ini merupakan jalur paling umum dilewati oleh para pendaki. Sebagian besar para pendaki menggunakan jalur ini untuk kepuncak Tambora, Ini desa terakhir yang ada di kaki Gunung Tambora yang dapat dicapai oleh angkutan sejenis bus. Untuk sampai ke Desa Pancasila ada bisa melewati Dompu dan menggunakan Bus. Perjalanan ini memakan waktu sekitar 5 jam.

Perjalanan anda akan ditemani oleh serakan ternak perkampungan serta lahan-lahan pertanian masyarakat Dompu. Ini adalah pemandangan yang luar biasa yang akan anda jumpai disini. Lelah anda pasti akan terbayarkan ketikan melewati semua rute perjalanan anda, hingga akhirnya anda berada dipuncak Tambora.


3. Dari Desa Pancasila, Silahkan lakukan beberapa hal ini.

Dari sini perjalanan dimulai untuk menuju Desa Tambora. Desa ini merupakan Desa tertinggi yang berada di atas perkebunan kopi. Akan andai temui jalur pipa, nah… Jalur ini akan membawa pendaki menuju ke mata air yang berada di Pos 1. Perjalanan menuju pos 1 ini memakan waktu kurang lebih 2.5 jam. Di Pos 1  terdapat sumber air berupa sumur kecil yang airnya mengalir deras. Anda dapat sejenak beristirahat disini.


4. Menuju Pos 2

Selanjutnya, persiapkan diri anda untuk menuju pos 2. Anda mungkin akan memakan waktu hingga 2,5 jam. Di pos 2 terdapat sungai kecil yang airnya jernih dan mengalir terus sepanjang musim. 

Berada di ketinggian 1300 mdpl, di pos 2 terdapat beberapa tempat datar yang cukup untuk 4-5 tenda dan sebuah shelter  beratap seng yang biasa dipakai oleh para pemburu. Karena lembabnya kondisi di Pos 2 maka banyak kita temui lintah/pacet. Hati-hatikan diri anda, hindari hemwan lintah tersebut.


5. Segera menuju Pos 3, Tapi Istirahatkan sejenak badan anda.

Medannya masih berupa hutan tropis dengan waktu tempuh sekitar 2 jam untuk sampai Pos 3. Perjalanan anda akan didominasi medan tanjakan yang cukup tajam dan terjal. Sampai Pos 3 kita akan menemui vegetasi yang lebih terbuka dan mulai banyak tumbuh pohon cemara gunung dan ilalang. 

Di Pos 3 ada sebuah shelter dari kayu beratap seng yang kondisinya cukup bagus dan juga ada sumber air tetapi lokasinya cukup jauh, Lokasinya cukup luas, dapat untuk mendirikan 3 – 4 tenda. Untuk mendapatka air anda butuh waktu hingga 15 menit kebawah.


6. Siap ke Pos 4

Pos 4 yang berada di ketinggian 1850 mdpl ini dapat ditempuh dalam waktu 2 jam dari Pos 3 dengan jalur tidak terlalu menanjak. Tetapi kita harus berhati hati karena di  sepanjang perjalanan menuju Pos 4 banyak kita temui tumbuhan jelatang (jancukan/ api-api / rengas) yang terasa menyengat bisa kulit kita terkena daun/batangnya yg berduri halus.

1 jam dari Pos 4 terdapat sumber air yang dinamai Sori Kalate, yang menurut bahasa setempat mempunyai arti : air sungai berbatu. Memang sumber air tersebut berupa genangan air di sungai yang kering dan kualitasnya kurang bagus. Sori Kalate berada di ketinggian 2050 mdpl.


7. Pos Terakhir, Disini Sunset terindah anda temui.

Disarankan anda untuk beristirahat diatas pos 5. Hal ini Untuk bisa mendapatkan pemandangan yang lebih luas, cari tempat yang disarankan tadi (kira-kira 1 jam dari Pos 5), ada tempat datar yang hanya cukup untuk mendirikan 2 tenda. 

Dari tempat camp ini bisa terlihat puncak gunung Rinjani di kejauhan dan pendaki dapat menikmati pemandangan sunset yang luar biasa indahnya. Really extraordinary.


8. Tiba di puncak TAMBORA

Tiap prosesnya semakin mempesona, dengan medan yang sedikit ektrem dan semakin menanjak, penuh pasir dan batu. 

Terpesona anda setelah mulai Mendekati bibir kawah dan kita akan menemui dataran yang sangat luas mirip padang pasir dengan butiran pasir yang halus yang sangat menyiksa mata kita bila tidak kita lindungi. Gunakan kacamata hitam untuk melindungi anda dari serangan pasir halus yang ada di puncak tambora. Selama perjalanan dari bibir kawah ke puncak banyak ditemui bunga edelweis.

Ini sebuah perjalanan yang tak ternilai harganya, tak cukup uang untuk menghargainya, tak cukup dengan ungkapan ‘berapa yang harus dibayar’. Ini kamu perlu letakkan didalam hati, tempat yang paling indah.

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Post Top Ad

Your Ad Spot