Latest News

Sejak Kapan sih ada Manusia Purba di Indonesia?

ngibarbalang.id - Indonesia merupakan wilayah kepulauan beriklim tropis yang nyaman untuk ditinggali makhluk hidup. Kondisi inilah yang menyebabkan manusia purba berimigrasi dan tinggal diwilayah kepulauan Indonesia. Manusia purba mengembangkan kebudayaan dan menyesuaikan kehidupan dengan wilayah tempat tinggaalnya. Kebudayaan dan kehidupan manusia purba dapat kita pelajari dari situs “Peniggalan Praaksara”.

Baca juga

Perkembangan manusia purba di Indonesia | intianatia0123.wordpress.com
Menurut buku Indonesia dalam arus sejarah jilid 1 prasejarah, manusia purba diperkirakan telah ada di bumi sejak empat juta tahun yang lalu. Kehidupan manusia purba diindonesia dapat diketahui dari berbagai penemuan purbakala. Penemuan pubakala diperoleh dari penelitian yang berlangsung sejak zaman kolonial belanda. Oleh karena itu, peneliti dari berbagai Negara datang ke Indonesia untuk melakukan penelitian. Kehidupan pada mas aksara kenyataan ini sekaligus memunculkan rasa bangga karena wilayah Indonesia memiliki peran penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan dunia. Salah satu bukti sejarah yang digunakan untuk mempelajari kehidupan manusia purba adalah fosil. Kata fosil berasal dari bahasa latin, yaitu fodere yang artinya menggali. Menurut kamus besar bahasa Indonesia (2008), fosil adalah sisa tulang belulang binatang atau sisa tumbuhan zaman purba yang telah membatu dan tertanam dibawah lapisan tanah. Fosil juga diartikan sebagai sisa-sisa kehiduoan organik yang telah membatu karena proses kimiawi dan terdapat dalam lapisan tanah.

Untuk mengetahui perkembagan biologis manusia purba dilakukan pengamatan terhadap ciri-ciri fisik atau bentuk badan (jasmani) manusia berdasarkan ciri fisiknya, fosil manusia purba yang berhasil ditemukan diindonesia di golongkan menjadi 3 jenis, yaitu Megantrhopus Palaejavanicus, phitecantiropus dan homo sapiens. Dari ke-3 jenis fosil manusia purba diindonesia kita uraikan satu persatu. Yang pertama yaitu megantropus palaejavanicus.

# Megantropus palaejavanicus

Megantropus palaejavanicus | www.ipsmudah.com
Menurut para ahli megantropus palaejavanicus merupakan jenis manusia purba tertua yang pernah hidup di pulau jawa. Diperkirakan hidup sekitar 1-2 juta tahun yang lalu. Megantropus palaejavanicus dianggap sebagai manusia yang paling primitive berdasarkan susunan namanya, Megantropus palaejavanicus berasal dari kata mega artinya besar antrhopus artinya manusia palaeo artinya tua, dan javanicus artinya jawa. Fosil manusia purba megantropus palaejavanicus ditemukan di daerah sangiran, siagen, jawa tengah, fosil ini ditemukan pertama kali oleh Gustav Heinrich Ralph Von Koeningswald pada tahun 1941, fragmen fosil yang ditemukan oleh Von Koeningswald berupa rahang atas, rahang bawah dan gigi. Fosil tersebut ditemukan pada lapisan bumi pleistosen tua.

# Phitecantiropus

Perkembangan biologis | www.slideshare.net
Phitecantiropus merupakan jenis fosil manusia purba yang pertama kali ditemukan pada 1891 oleh Engene Dubois Fragmen fosil yang ditemukan yaitu rahang gigi dan sebagian tengkorak. Pertanyaannya? Mengapa fosil ini diberi nama Phitecantiropus. Menurut susunan namanya Phitecantiropus berasal dari kata pithekos yang kera dan antrhopus berarti manusia, jadi Phitecantiropus berarti manusia kera. Phitecantiropus didasarkan pada volume kepala Phitecantiropus yang pertama kali ditemukan. Volume kepala Phitecantiropus berada dikisaran volume kepala kera dan manusia, yaitu 900 cc. Adapun volume kepala kera 600 cc dan minimal kepala manusia 1.000 cc.
Pada masa kini ada kecenderungan para peneliti menggolongkan Phitecantiropus dalam kelompok Homo Karena perbedaan antara keduanya tidak terlalu besar. Para ahli memperkirakan bahwa Phitecantiropus sudah mampu berjalan tegak dua kaki. Manusia purba jenis ini diperkirakan hidup pada 700.000 tahun yang lalu atau pada zaman pleistosen awal tengah dan akhir. Para ahli membedakan Phitecantiropus menjadi dua, yaitu Phitecantiropus mojokertensis dan Phitecantiropus erectus.

Phitecantiropus Mojokertensis

Fosil Phitecantiropus Mojokertensis disebut juga Phitecantiropus rotustus merupakan jenis Phitecantiropus tertua

Phitecantiropus Erectus/homo erectus

Fragmen fosil Phitecantiropus  erectus lebih banyak ditemukan dari pada Phitecantiropus mojokertensis

# Homo Sapiens 

Homo Sapiens | News.klikpositif.com
Memiliki kemampuan lebih maju dibandingkan manusia purba jenis megantrhopus dan Phitecantiropus. Homo Sapiens berasal dari kata homo yang berarti manusia dan sapiens yane bererti cerdas . homo sapiens diartikan sebagai manusia cerdas. Dikatakan sebagai manusia cerdas karena mampu membuat peralatan dari batu dan tulang yang digunakan untuk aktivitas berburu dan meramu. Selain memiliki kemampuan lebih maju, homo sapiens memiliki bentuk fisik berbeda dibandingkan manusia purba sebelumnya. Homo sapiens juga telah menggunakan peralatan dari batu untuk menunjang aktivitas sehari-hari.


Artikel ini ditulis oleh:
Ahmad Maulana Fajri | Kelas X MAN 1 Sumbawa