Latest News

Ini Arti Kata SAMAWA, Belum Tahu ya?


Arti Kata SAMAWA



Ngibarbalang.id - Samawa, salah suku yang saat ini menempati  Pulau Sumbawa. Pulau Sumbawa memiliki 2 Suku besar yang mendominasi di kabupaten/kota. Nah, suku atau tau Samawa adalah nama kelompok etnis yang mendiami wilayah bagian barat Pulau Sumbawa. Wilayah tersebut adalah bekas wilayah Kesultanan Sumbawa yang saat ini telah mekar menjadi dua kabupaten yakni kabupaten Sumbawa yang dibentuk pada 22 januari 1959 dan pemekarannya yaitu kabupaten Sumbawa barat yang terbentuk pada 30 November 2004.

Nah, kali ini kita akan terfokus pada kata SAMAWA saja ya...!!!!

saat ini generasi millenial mungkin hanya mengenal kata Samawa sebagai sebuah suku tanpa mencoba untuk menggali maknanya lebih dalam lagi. So, berikut ini sekedar informasi buat yang belum tahu dari apa makna kata Samawa tersebut:

 # Berasal dari kata SAMMAVA (Bahasa Sansekerta) yang artinya menunjuk ke Selatan.

Aries Zulkarnain (2011: 8) sampai pada kesimpulan bahwa, kata Samawa berasal dari bahasa Sansekerta yaitu Samava.

Secara etimologis, Samava berarti menunjuk ke Selatan.

Mengapa?

Ternyata, tana Samawa adalah tempat yang aman dan tenteram, subur makmur. Uniknya lagi, setiap orang yang datang enggan untuk pulang lagi. mereka selalu merasa nyaman saat berada di Sumbawa dan ingin menetap selama-lamanya.

Pendapat Aries Zulkarnain di atas mengacu pada salah satu nama sikap semedi Budha Sidharta Gautama, Samava (Yoga, Meditasi Budha, Mendut, 1982). Pandangan ini bukan tak berdasar, apa yang menjadi pandangan Aries Zulkarnain juga diperkuat dengan bukti arkeologis, yaitu penemuan Batu-Budha di antara Senawang dan Batu Rotok. Batu arkeologis tersebut menunjukkan bahwa jauh sebelum kejayaan Sriwijaya menguasai sebagian wilayah nusantara, telah terjadi perpindahan penduduk ke Sumbawa. Dan sejak saat itu pula, nama Samawa dikenal luas di kalangan penduduk.

 # Berasal dari kata SAMBAVA (Bahasa Sansekerta) yang artinya Pohon Asal

Maksud Pohon asal adalah sebagai gambaran akan kesultanan yang pernah ada di Sumbawa ini. Dalam kekuasaan Kesultanan Sumbawa masa lalu, Apabila dalam musyawarah Sultan sebagai Dewa Masmawa hanya sebagai suatu simbol dan pengambilan keputusannya diserahkan sepenuhnya kepada Tana Samawa yang dalam aplikasi dan penerapannya kepada para Lante’ dan Menteri serta datu-datu dari Kemutar Telu ( Seran, Taliwang, dan Jereweh )
Uniknya lagi, jika sultan mangkat maka belum dapat dilakukan penobatan sebelum melakukan suatu pemakaman dan apabila saja pengganti dari keturunan langsung sultan (anak) tidak ada ataupun masih kecil serta tidak memenuhi syarat lainnya maka diangkatlah Riwa batang ( pelaksana tugas sultan ). Riwa batang ini diambil dari datu-datu dalam wilayah kemutar telu.

# SA MAWA (Penekanan pada akhir)

Jika dilihat dari penekanan kata SaMAWA maka akan mengacu pada sikap orang Sumbawa yang dengan senang hati memberi barang bawaaan atau bingkisan kepada sang tamu yang data kerumahnya. Ini adalah bentuk respek pemilik rumah dengan tamu yang datang mengunjuginya.

Coba cek ungkapan dan makna yang tersirat didalam lawas berikut ini:
Ka datang sangka ku angkang
Mole ku santurit kemang
Lema mampis bawa rungan

SAMAWA diucapkan dengan bunyi sema’wa.

Kata SEMA ini mengacu kepada hormat, dan WA atau UWA adalah ayah atau orang tua. Panggilan seperti ini masih terdengar di telinga kita.

Secara lengkap dapat diartikan bahwa jiwa atau sikap yang menjunjung tinggi orang tuannya.Ini juga bisa diartikan sebagai aktualisasi sikap hormas seseorang kepada orang tua atau UWA.

# SAMA - MAWA

Kata Samawa memiliki tiga makna: Pertama, kata “Samawa” berarti “Sama Mawa” atau kalau dalam istilah Indonesianya dikenal dengan istilah 
 “Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing” 
Jika dala Suku Samawa, Istilah ini di nilai dengan sangat kuat. Makna filosofis tersebut juga tercermin dari istilah 
“Klek datang, suru lalo, beang tangko, eneng beang” 
(Kalau dipanggil – datang, diperintah – pergi, diberi – terima, diminta – beri). 
Artinya, ada perasaan rela berbagi, saling tolong menolong, kesetiaan serta kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari Tau Samawa.
Nah, mungkin ada informasi lainnya. Teman-teman dapat meletakkannnya di kolom komentar dibagian bawah blog ini.