Latest News

Wow! Muncung Pesawat ini Jadi Pesek di Tabrak Burung


ngibarbalang.id - Sekilas terdengar agak aneh, masa iya pesawat dengan ukuran besar remuk bagian depan hanya karena bertabrakan dengan seekor burung.  Namun inilah yang terjadi pada pesawat Nepal Airlines.  Saat mengudara, pesawat ini menabrak seekor burung yang sedang terbang dengan ketinggian yang sama.

Baca Juga...
Festival yang cukup aneh, Festival Kematian!
Ada Cinta di Pesisir Putih Pantai Leppu Labangka
Keren Abis! Desa ini Bercocok Tanam di Atas Atap Rumah

Terdengar memang sepele, tapi dari hal sepele ini bisa berdampak fatal bagi penerbangan, beruntung apa yang terjadi pada maskapai Nepal Airlines ini tidak begiti parah. Tak ada kerusakan parah, hanya sedikit ‘pesek’ pada ujung pesawat. Selain itu, terdapat pecakan darah yang diduga seekor burung yang sedang terbang lalu bertabrakan dengan pesawat tersebut.

Pesawat Nepal Airlines tersebut sedang membawa 135 orang penumpang dengan tujuan Kathmandu, Nepal. Walaupaun terjadi Insiden tersebut, pesawat Nepal Airlaines yang terbang dari New Delhi, India akhirnya mendarat dengan selamat  di bandara Kathmandu, Nepal. Hasil pemeriksaan sementara agar pesawat untuk tetap berada di bandara tersebut hingga 83 jam untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kejadian serupa juga menimpa pada penerbangan lainnya di melbourne, Australia. Yaitu pada pesawa Virgin Australia, dari beberapa sumber menyebutkan bahwa pesawat tersebut gagal terbang gara-gara menabrak sekekor burung. 

Sejatinya, pesawat tersebut akan terbang dari Melbourne ke brisbane dengan nomor penerbangan VA319.  Tak hanya seekor burung, tepatnya burung Elang, tapi juga terdapat seekor kelinci. Pada awalnya, sang pilot sedikit merasakan getaran aneh yang terjadi seperti ada sebuah tabrakan pada pesawat tersebut. Akhirnya, sang pilot memutuskan untuk kembali ke bandara melbourne. 

Setelah sampai di bandara Melbourne barulah dipastikan bahwa objek yang berbenturan dengan pesawat adalah saekor burung Elang dan seekor kelinci. Seekor elang yang sedang membawa mangsanya terbang dengan genggaman cakaran kakinya.

Kejadian ini menyebabkan pesawat Virgin Airlines membatalkan penerbangan hari itu. Terdengar cukup sepele akan kejadian-kejadian tersebut akan tetapi bisa juga berdampak fatal penerbangan. Sang pilot tak mau mengambil resiko yang lebih jauh lagi dan terpaksa balik ke bendara semula di melbourne guna melakukan pemeriksaan terhadap pesawat dan sekaligus menghindari resiko-resiko yang tidak di ingginkan.

Bagaimana di Indonesia?

Di Indonesia hal serupa juga pernah terjadi, tepatnya pada maskapai penerbangan Lion Air rute Lombok – Surabaya. Pesawat menabrak seekor burung ketika hendak landing di Bandara Juanda Surabaya. Terjadinya benturan pesawat dan burung itu tidak berdampak buruk bagi pesawa, hanya saja bagian mocong pesawat sedikit peyot.

Untungnya kejadian tersebut tak membuat panik para penumang yang ada saat itu, setelah dilakukan pengecekan ternyata hanya sedikit peyot bagian depan.
Menurut  pengamat penerbangan Alvin Lie, dan menjelaskan bahwa rusaknya moncong pesawat adalah hal yang berbahaya. Hal ini di karenakan di mocong pesawat terdapat radar, jadi jika posisi tersebut rusak akan berpengaruh pada radar yang terdapat di moncong tersebut. Dan lebih bahaya lagi jika posisi yang ditabrak burung adalah kaca depan pesawat dan bisa mengenai Pilot pesawat.


Ilustrasi Image Source: sidomi.com