Latest News

Pantai Wisata Sumbawa Tanpa Rokok, Bisa Nggak Sih?


Ngibarbalang.id – saat ini wisata bagian timur indonesia selalu menjadi primadona karena pesona dan keindahannya. Salah satunnya yang ada di Pulau Sumbawa, ada 4 kabupaten dan 1 kota Madya. Wisata-wisata yang ada di sekitar Pulau Sumbawa sedang menggeliat atau membenah diri dan masing-masing menampilkan ciri khasnya. Dunia memang mengenal Bali dan Lombok, tapi apa yang ada di Pulau Sumbawa tak luput dari pencarian para penggila natural alam. Contohnya yang ada di Kabupaten Sumbawa, beberapa tempat sudah mulai tertata dengan rapi walau terkadang masih terkesan tidak terurus dengan baik. Saat ini para pemuda pelopor Wisata seperti Adventerous Sumbawa terus melakukan ekplorasi menggali tempat-tempat yang berpotensi menjadi tempat Wisata nan indah.

Menengok Wisata Thailand



Penelusuran dan pembenahan wisata Thailand terus berkembang pesat, beberapa tempat menjadi icon yang sangat terkenal dan bahkan menjadi tempat syuting beberapa film terkenal dunia. Untuk tetap menjaga pesona Thailand, baru-baru ini sebuah peraturan ditetapkan oleh Kementerian Kelautan dan Pesisir Thailand (DMCR). Pemerintah Thailand melarang merokok di area pantai wisata yang ada di Thailand. Kebijakan ini ditetapkan karena banyaknya ditemukan sampah yang berasal dari para perokok di area wisata pantai berupa putungan dan bungkus rokok. Pemerintah Thailand kwatir akan pesona pantai rusak gara-gara rokok. 

Baca Juga lainnya....
Ada Cinta di Pesisir Putih Pantai Leppu Labangka
Tahukah Kamu Dari Mana Asal Mula Nama Teluk Saleh?
Menyusuri Eksotisme Pantai Luyuk yang Tersembunyi di Selatan Kabupaten Sumbawa
Ternyata di Pulau Sumbawa Kamu Bisa Berdiri Sejajar Dengan Awan! Benarkah!

Selain menetapkan peraturan, pemerintah Thailand juga menerapkan sanksi bagi pelanggar ketentuan tersebut. Mereka yang melanggar akan dikenai sanksi sebesar 100 ribu bath atau setara dengan Rp. 40 juta dan jika tidak mampu mebayar maka ada kena hukuman penjara selama 1 tahun. 
Ada sekitar 20 pantai yang ada si Provinsi Phuket yang akan di coba penerapan kebijakan ini, termasuk pantai Pattaya. Percobaan ini akan di lakukan pada bulan November 2017 ini dan jika di rasakan berhasil maka akan melakukan penerapan secara permanen.
Bagaiman menurut anda? Keren bukan! Peraturan seperti ini memang terkesan sedikit aneh bagi para perokok. Akan tetapi demi kelestarian akan pesona daerah wisata maka hal ini mungkin dirasakan perlu untuk diterapkan.

Bisakah pantai Sumbawa seperti ini?

Kepadatan pengunjung Pulau Dewata Bali dan Lombok menimbulkan kejenuhan dan kebosanan para pengunjung, hal ini akan berdampak baik bagi wisata yang ada di Pulau Sumbawa. Ketika setiap spot wisata yang ada mampu memberikan nilai plus maka bukan hal mustahil mengambil dan menyaingi daerah wisata yang semula sudah tenar. Salah satunya tetap menjaga keindahan dan pesona yang natural.

Musuh dalam wisata Sumbawa adalah sampah. Susana yang kuran bersih membuat pengunjung tak merindukan tempat itu lagi dan cenderung hanya akan mengunjungi sekali. Nah, jika ada nilai plus maka akan jadi buah bibir di kalangan traveller. Promosi dari mulut ke mulut adalah promosi paling penting.

Saat ini, apa yang ada si Sumbawa sangat asli dan alami. Keindahan alamnya benar-benar masih natural dan hal inilah yang perlu kita jaga da tetap dilestarikan. Salah satunya terbebas dari sampa.

Kesulitan dalam penerapan, Pasti!

Mungkin akan sulit untuk diterapkan, tapi buka berarti tidak bisa. Semua hal ada prosesnya. Kesulitan terbesar adalah karena banyaknya perokok, menurut data
Lebih dari sepertiga atau 36,3 persen penduduk Indonesia saat ini menjadi perokok. “Bahkan 20 persen remaja usia 13-15 tahun adalah perokok,” kata Menteri Kesehatan Nila Moeloek saat membuka Indonesian Conference on Tobacco or Health di Balai Kartini, Jakarta, Senin, 15 Mei 2017.
Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah menempatkan Indonesia sebagai pasar rokok tertinggi ketiga dunia setelah Cina dan India. Prevalensi perokok laki-laki dewasa, kata dia, saat ini bahkan paling tinggi di dunia. So, mungkinkan bisa ada ketentuan seperti yang di terapkan di Thailand? Bisakan Pantai-pantai Sumbawa terbebas dari sampah dan asap rokok?

Solusi pasti ada!

Setiap permasalahan pasti ada solusinya selagi mau merubah keadaan. Bukan suatu yang mustahil jika tiap-tiap tempat wisata memiliki smoking area, artinya para pengunjung tidak bebas melakukan aktifitas merokok di sembarang tempat. Artinya ketika hal ini bisa dilokalisasi maka sampah-sampah rokok bisa tersentralisai di satu tempat dan tidak berserakan dimana-mana. Ini solusi yang sederhana, pastinya lebih banyak lagi cara lainnya agar tetap dapat menjaga dan menimbulkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan di tempat wisata yang notabenenya para pengunjung ingin menikmati suatu keindahaan buka serakan bungkus dan putungan rokok. (NB)