Latest News

Di Afrika Selatan Juga Ada Kota Makasar, Serius!


Ngibarbalang.id – Mendengar nama makasar maka kita pasti akan terfokus pada salah satu kota yang ada di Sulawesi. Namun kali ini bukan Kota Makasar yang ada di Sulawesi yang penulis maksudkan tapi Macassar yang ada di Afrika Selatan, baru dengar ya..!!!!

Apa benar ada Kota Macassar di Afrika Selatan?

Ya, benar sekali. Macassar adalah sebuah kota kecil di Afrika Selatan, dekat Strand dan Somerset West, dengan jumlah penduduk 38.136 jiwa. Kota ini berada di ketinggian 4 meter di atas permukaan laut. Koordinatnya adalah 34°04'00"S, 18°46'00"E. 



Lebih lanjut lagi...

Masyarakat yang tinggal di Macassar didominasi oleh orang berkulit hitam dan tinggal dekat Macassar Dunes. Mereka sejak dulu berprofesi sebagai nelayan dan pembuat kapal. Berbeda dengan kota tetangganya, Mitchells Plain. Menurut data, Kota Macassar memiliki tingkat kejahatan dan penyalahgunaan obat-obatan yang sangat rendah, padahal penyimpangan tersebut lazim ditemukan di sejumlah kota di Western Cape. 

Baca lainnya...

Kok bisa sama nama kota ini dengan yang ada di Indonesia?

Menelusuri sejarah kota Macassar yang ada di Afrika Selatan ini tak lepas dari Kota Makasar yang ada di Indonesia. Sejarah ini berawal dari seorang ulama terkenal bernama Syekh Yusuf Abul Mahasin Tajul Khalwati Al-Makasari Al-Bantani atau lebih dikenal dengan sebutan syekh yusuf. Dia merupakan anak dari pasangan Abdullah dengan Aminah. Ketika lahir ia dinamakan Muhammad Yusuf, nama yang diberikan oleh Sultan Alauddin, penguasa Kerajaan Gowa pertama yang Muslim. Beliau merupakan kelahiran Gowa, Sulawesi Selatan pada tanggal 3 Juli 1626. '

Pembuangan Syech Yusuf oleh pemerintah Belanda

Selain sebagai ulama, Syekh Yusuf juga seorang pejuang melawan penjajahan Belanda saat itu. Memiliki pengaruh yang kuat terhadap masyarakat membuat pemerintah belanda berfikir menyingkirkannya. Apa yang pemerintah Belanda lakukan selanjutnya? Ternyata syekh Yusuf di tangkap dan di buang ke Sri Langka. Apa yang di lakukan Belanda ini adalah bentuk resiko yang harus di jalaninya sebagai seorang pejuang yang menantang penjajahan Belanda. Tepatnya pada tahun 1684. Namun jiwa seorang ulama dan pejuang yang ada di dalam dirinya membuat syekh Yusuf tak henti melakukan dakwah di daerah pengasingannya, Sri Langka. Melalui pengikutnya yang akan menunaikan Ibadah haji, syekh Yusuf melakukan komunikasi dengan pengikutnya yang ada di Nusantara. Nah, apa yang di lakukannya terdengar dampai ke telinga pemerintahan Belanda. Lalu Belanda memindahkan Syekh yusuf ke Cape Town, Afrika Selatan pada bulan juli 1693.

Di Cape Town, Afrika Selatan!

Di sini, syekh Yusuf aktif melakukan dakwa dan perjuangan bersama warga Afrika. Beliau sempat ikut berjuang bersama warga dalam melawan imperialisme bangsa Eropa di Afrika. Keramahan, kelembutan dan kegigihannya membuat syekh Yusuf sangat dekat dengan warga Afrika, beliau memilik banyak pengikut di sana. 

Pada 23 Mei 1699 adalah wafatnya Syekh Yusuf, beliau selalu ada di hati warga Afrika Selatan. Pengikutnya menjadikan hari wafatnya sebagai hari peringatan. Di Tanah Air, makam Syekh Yusuf terdapat di Gowa. Konon menurut cerita, Syekh Yusuf memang meninggal dunia pada usia 73 tahun di Afrika Selatan.

Asal muasal Kampung Makassar di Afrika Selatan

Sebagai orang yang berpengaruh di Afrika Selatan dan ikut dalam perjuangan melawan imperialisme bangsa Eropa di Afrika, syekh Yusuf selalu di kenang di Kota ini. Beliau dianggap oranya yang paling berjasa dalam menyebarkan ajaran Islam. 

Sebagi bentuk kenangan atas jasa sang syekh ini, ada satu kampung  di Cape Town bernama Macassar. Uniknya, mereka yang tinggal di sini mengaku jika nenek moyang mereka berasal dari Makasar, Indonesia. Dan saat ini, berbagai campur sukuh mendiami daerah ini yang di sebabkan oleh perkawinan antar suku yang ada.

Hal unik lainnya, dalam kehidupan sehari-hari, terdapat pengaruh bahasa Indonesia ke dalam kosakata bahasa sehari-hari di kalangan warga Afrika Selatan. Seperti kata Lebaran, buka puasa, piring, terima kasih, dan sembahyang.

Nah, jangan heran jika di Afrika Selatan ada daerah yang namanya Macassar. Inilah asal muasal tempat tersebut. Kita patut berbangga dengan apa yang ada saat ini, kita patut bersyukur atas apa yang kita miliki saat ini.